Posts

It's Not a Fairy Tale

Aku tidak tahu mau memulai tulisan ini dari mana, tapi aku mau mengucapkan terima kasih untuk siapa saja yang telah menjadi tokoh dalam kisah asmaraku selama lima tahun terakhir. Bahkan aku tidak menyangka akan mengenal nama-nama itu. Tidak pernah kuminta mereka untuk hadir, pun tak pernah kuminta Tuhan menyemai benih di hatiku atas nama-nama itu. Semua terjadi begitu saja. Terkadang aku memaksa agar Tuhan menghentikanku pada satu nama itu dan cerita berakhir bahagia. Namun, ini bukan fairy tale yang selalu diakhiri dengan kalimat “ they live happily ever after ”. Setiap cerita selalu berakhir indah meskipun tak selalu bahagia. Iya, kan? Perihal kisah terakhir yang awalnya kukira akan berakhir bahagia  pun nyatanya juga berakhir dengan luka. Terkadang, soal hubungan dalam taraf yang serius kendalanya bukan hanya kita suka atau tidak suka. Prinsip, pandangan hidup, loyalitas, tanggung jawab, dan restu orang tua menjadi variabel-variabel penting yang tak bisa kita abaikan begitu s...

Hai, Lama Tidak Berjumpa!

Image
        Hai, lama kita tidak saling sapa. Apa kabar kamu? Masih baik-baik saja, kan? Begitu banyak fase hidup yang kita lewati dan tanpa sadar sekarang itu sudah menjadi kenangan saat ini.

Sebaris Kata

Image
Untuk Sahabatku yang paling chubby sedunia Terima kasih telah menjadi kuat untuk dirimu sendiri, menjadi akar untuk ibu dan kedua saudaramu, terima kasih telah menjadi daun yang meneduhkan bagi kekhawatiran teman-temanmu.

Aku Naina, bukan Robiah

Image
“Jangan-jangan kalau kamu dapat istri hafidzah dia ngaji terus, nggak gelem tandang gawe .” Perkataan itu menampar wajah Naina. “Ibumu bilang begitu?” lelaki di depannya mengangguk.

Perjodohan, Masihkah Relevan? Hati Suhita Menjawab

Image
Banyak sisi yang dapat dijadikan bahan kajian dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis ini. Meski berlatar belakang kehidupan darah biru pesantren, namun penulis hanya menceritakan sebagian kecil saja kehidupan pesantren. Bahkan bisa dikatakan bahwa cerita dalam hanya berfokus pada masa l ah to k oh Gus Biru dan Suhita.

Mas Huda; CINTA 115 SURAT (highlight)

Image
Tak ada yang menyangka bahwa perjalanan mengumpukan 114 surat adalah bagian paling berwarna dalam hidupku. Momen demi momen yang aku lewati bukan hanya sekedar tawa, tapi juga tangis dan cinta. Apa yang paling suka diperbincangkan orang di dunia ini? Cinta? Maka aku akan menceritakan sedikit tentang cinta yang datang sebagai penguji, dan cinta yang sebenar-benarnya cinta yang harus dijaga.

Kirab Haul Mbah Sogol: Momentum Memutar Ulang Sejarah

Image
Selimut baru yang akan dipasang di makam Mbah Sogol Masyarakat yang mendiami wilayah Gondanglegi tentu tidak asing dengan nama Mbah Sogol dan kirab dalam rangka Haul Mbah Sogol. Kirab dalam rangka haul Mbah Sogol sejatinya diperingati setiap tanggal 11 Suro dalam kalender jawa. Tahun ini, peringatan Haul Mbah Sogol ke 177 tersebut jatuh pada Sabtu (23/9). Serangkaian kegiatan kirab dilaksanakan selama beberapa hari. Dimulai dengan persiapan, hari H, dan pembacaan shalawat sebagai penutup.

MUSEUM UNTUK DIMUSEMUMKAN???

Image
Taman di halaman depan Museum Bentoel Pernah mendengar nama Museum Bentoel? Mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Selain karena lokasinya yang menurut saya tidak strategis, museum ini juga bisa dibilang museum yang tergolong sepi. Saat saya mengisi buku tamu, hanya beberapa orang yang tercatat mengunjungi museum itu dalam seminggu. Bahkan ada yang hanya sehari satu orang. Beberapa hari sebelum saya berkunjung, setiap kali lewat saya mendapati museum itu ditutup. Sedikit cerita, dulu waktu masih semester 2 ada salah seorang dosen saya, almarhum Pak Widodo yang mengatakan bahwa saya terkena dosa wilayah  

Menikmati Kenang

Image
Menikmati Kenang Beritahu aku cara menikmati atmosfer museum dengan baik Membaca sejarah dengan tepat Setepat aku selalu mengingat cerita singkat yang pernah berputaran dalam hidup kita Setepat saat aku memandang sebuah foto dan yang kulihat hanya matamu Setepat aku menapakkan kaki dan yang kurasakan hanya kau di belakangku Ajari aku cara mengingat sejarah dengan baik Sebaik aku mengingat bagaimana senyum malumu terpancar di tengah hari itu Sebaik aku menamatkan rambut klemis dan baju merah maroonmu Sebaik aku berjalan di belakangmu kala itu dan mengucapkan terima kasih

Kau Lalu

Image
Kau Lalu Kita tak perlu menjadi sepasang artefak Benda tua yang akan di pajang di museum-museum Dinikmati manusia masa depan Diceritakan dan dihinakan Sehitam apapun dirimu dalam kenanganku Tetap aku tak ingin kau dikata buruk, Kekasih Karena bagaimanapun Sebuah senyum penah terbit karenamu Sebuah tawa pernah lahir di samping pembaringanmu

Sepi, Jemput Aku Pulang

Image
Sepi, Jemput Aku Pulang dan sesungguhnya cinta, Tak ada yang lebih sepi dari kesepian itu sendiri Saat tak banyak orang yang mendengar suara rintihan kita Pada saat yang sama bumi enggan bersuara, angin enggan berdesir Sedang ragamu telah menjadi fosil Dan kenanganmu telah terurai menjadi setumpuk abu Tatkala aku termenung, Menyadari bahwa esensi kesetiaan hanyalah kesengajaan yang dibuat dengan keterpaksaan Bahwa janji tak selamanya harus ditetapi Karena hidup tak selamanya harus berjalan sesuai rencana Kau dimana? Jauh Lenguhku tak sampai pada telingamu Jangkaku tak sampai pada titikmu Sedang suaraku hanya samar terdengar dari atas bukit masa lalu yang lapuk Rusak tak terurus Ingin sekali lagi kumenggenggam tanganku Agar bukan hanya matamu yang kubayang Agar bukan hanya suaramu yang terngiang Agar kefanaan menisbikan dirinya  sendiri dan dapat kulihat nyata wujudmu gagah meenatap matahari Jemput aku pulang Kembalikan aku pada keniscayaanku Sebel...

Kepada Kalian

Untuk yang hari ini menikah; meski aku tak mengenalmu tapi kita pernah bersinggungan takdir, aku pernah iri kepadamu karena tlah brhasil mendptkan hati dua lelaki yang secara kebetulan juga pernah ada dalam cerita hidupku,

Dari -aku-

Image
Aku menerima matamu sebagai kejutan dari Tuhan Jika tak sempat kunikmati mata itu berulang kali, Biar hanya bayangannya yang menjadi prasasti Bahwa antara aku dan kamu pernah sengaja dipertemukan Aku menerima matamu sebagai hadiah dari Tuhan Atas ganti mata orang lain yang tiap kali mengingatnya membuatku luka Jika hadiah itu hanya sekedar dititipkan Setidaknya biar matamu itu menjadi penghapus atas bayangan mata orang lain Dan menjadi isyarat Bahwa masih ada bahagia yang harus kunikmati di dunia ini Berawal dari sebuah candaan dan ketidaksengajaan aku mengetahui dirimu sejak lama Secara diam-diam aku hanya bisa melihat foto-foto yang itu-itu saja

Kepada Temanku

Image
Selamat pagi, Temanku… Untukmu yang hari ini memulai langkah baru. Apa kabar? Sudah lama rasanya aku tidak menyapamu dengan nada bicara yang ramah. Mendengar dirimu sudah mulai menemukan kehidupanmu yang lebih baik, mataku berbinar-binar. Aku membayangkan dirimu berdiri dengan gagahnya sebagai seseorang yang memiliki kedudukan, berdiri dengan badan tegap penuh percaya diri.

Pesona Fahri 'Fedi Nuril' Dalam Film AAC 2

Image
Melongo aja masih mempesona lho... (Google) Mengapa sosok Fahri bisa menjadi begitu memikat dalam film AAC 2? Mungkin karena beberapa hal ini.

Ayat-Ayat Cinta (Semesta) 2: Sebuah Kritik

Image
Cover AAC 2 (Google) Kehadiran film ayat-ayat cinta memang sudah lama dinantikan penontonnya. Terbukti, dalam beberapa hari saja sudah jutaan orang yang menonton. Bahkan hingga tayang di Malaysia dan Singapura. Keberhasilan penulis dan tim penggarap film ini patut diapresiasi, namun, ada beberapa komentar penonton yang sedikit mengecewakan.

Dosa Tanpa Jeda #1

Image
Pixabay “kalau abah tidak mengizinkan saya jadi pelacur, baik! Arini akan pergi dari rumah!” “Arini!!!” bentak abah. “Silahkan keluar, dan jangan cari abah hingga di surga!!!” sambil menunjuk pintu Arini berlari keluar, ia berhenti sejenak di depan pintu, menoleh kembali wajah abah yang memerah memendam amarah, dan umi yang menangis tersed-sedu di samping suaminya. Arini melihat lantai marmer itu sekali lagi, menamatkan pandangannya pada dinding-dinding rumahnya yang hangat, menikmati aroma masakan umi, menatap kenangan masa kecilnya yang berputar di rumah ini. Selangkah lagi dia akan keluar dari rumahnya sendiri, dan tak akan mungkin pernah kembali. Sedang di luar pintu, ratusan santrinya membungkam mulut mereka, ada yang sebagian menangis, acuh, ada yang berbisik menghina. Mereka semua tabungan surganya abah, kepergiannya tak akan menimbulkan deficit ganjaran abah sedikitpun. Tekadnya bulat, tanpa menghadap ke belakang, sambil menutup mata, ia tarik jilbabnya hingga te...

Nurul Furqon Dalam Bingkai Mataku

Image
Banyak kejadian dramatsi akhir-akhir ini membuatku ingin menuliskan banyak hal. Well, tapi bukan itu yang hendak aku tulis di sini. Sedikit aku akan bercerita tentang rumah kedua ku yang tersayang. Nurul furqon.

Panglima

Image
7 TANTANGAN MENULIS - DAY-7   Aku memanggilmu panglima Yang meluluhkan hati tanpa sebilah pedang Melumpuhkan perasaan hanya dengan senyuman Tak pernah ku tahu bagaimana akhirnya bisa jatuh di pelukanmu Sejak perkenalan kita di sebuah dunia yang tak ku tahu sebutannya apa Aku tahu hatiku akan luluh, hanya menunggu waktu Namun hingga musim hujan berganti salju Tak jua ku dapati dirimu di hadapanku Hingga suatu ketika aku bertekad menemuimu Hanya untuk menyampaikan kata rindu Tapi sunggu lidahku keluh Tak dapat lagi mengucap sepatah kata Hanya bahagia yang mendekapku tatkala dirimu di hadapanku Tapi, rupanya itu hanya mimpi panglima, Kita tidak pernah bertemu Raungan rinduku tak pernah menembus hatimu Jeritan tangis dalam penantianku tak pernah menyadarkanmu Aku memanggilmu panglima Yang tak memiliki amunisi untuk memperjuangkan cintanya Karena hatinya telah dikalahkan dunia **** Aku ingin mendapatkan buku terbarunya M. ...

Bismillah, Wujudkan Impianku ini Tuhan

Image
7 HARI TANTANGAN MENULIS - DAY 6 Jika ditanya apa harapan beberapa tahun ke depan??? Sederhana saja, sepuluh tahun ke depan aku sudah menikah dan punya anak. Tidak.. Tidak.. Bukan sesederhana itu harapanku dimasa depan. The first time yang ingin aku capai di sepuluh tahun ke depan, aku bisa MEMBAWA KEDUA ORANG TUAKU NAIK HAJI. Kenapa? Karena bagiku momen menyempurnakan rukun Islam akan sangat berharga ketika bersama kedua orang tua, terlebih jika itu aku dapat dari hasil jerih payahku bekerja. Next, aku ingin MENJADI PENULIS NOVEL BEST SELLER YANG DIFILMKAN, muluk-muluk memang sepertinya, tapi aku percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Then, aku ingin jadi lulusan S2 Leiden University. Semua orang bebas berharap dan bermimpi bukan??? Maka aku pun demikian. Menggantungkan mimpiku setinggi langit, berani menuliskannya, berani menceritakannya dan mengusahakan serta mendoakan. Jikapun aku tidak bisa meraihnya, setidaknya Tuhan telah mengganjar niat baikku. This life is so si...