Posts

Showing posts with the label sahabat

Sebaris Kata

Image
Untuk Sahabatku yang paling chubby sedunia Terima kasih telah menjadi kuat untuk dirimu sendiri, menjadi akar untuk ibu dan kedua saudaramu, terima kasih telah menjadi daun yang meneduhkan bagi kekhawatiran teman-temanmu.

Dua Sisi yang Saling Melengkapi

Image
7 HARI TANTANGAN MENULIS-DAY 2 Orang-orang tahu kami selalu bersama. Dimanapun ada saya, di situ pasti ada Nana. Bagai tumbuk dengan tutup, bagai sepsang sandal yang tak terpisahkan. Aku mengenalnya sebagai gadis bersuara bagus saat kami menjadi siswa baru di salah satu SMP di kotaku. Gadis berperawakan kurus tinggi ini memang sosok yang ramah dan mudah beradaptasi. Dia mengambil hati banyak orang dalam waktu sekejap. Penampilan kami hampir bertolak belakang. Aku gemuk, pendek, dan sangat susah untuk berbaur dengan orang-ornag baru. Tapi, bersama nana aku terasa lengkap, dia menyelamatkanku dari kekauan. Tiga tahun duduk di bangku yang bersebelahan saat SMP, rupanya cukup membuat aku dan Nana semakin dekat. Kami mengikuti banyak ekstrakurikuler yang sama. Mulai dari OSIS, jurnalis, pramuka, Go Green, dan masih banyak lagi. Ketika hendak masuk ke jenjang yang lebih tinggi, sebenarnya kami memiliki pilihan sekolah yang berbeda. Sayangnya, takdir pada akhirnya melemparkan kita ...

Ini Bukan Puisi, Bukan Pula Sajak Anak-anak

Image
Ini bukan puisi, bukan pula sajak anak-anak. Ini adalah barisan kalimat pelipur lara yang kucoba tuliskan untuk menghibur diri yang dilanda sepi Ini bukan puisi, bukan pula sajak anak-anak. Aku pernah terjangkit cinta, dan terjatuh dalam kubangan cinta yang kubuat sendiri Aku pernah merasa sepi di ujung pagi, Pernah tertawa di dalam luka, pernah bahagia di dalam duka Aku pernah menjadi putri yang dipuja, dipuji, Pun pernah dihina, merana Aku terbiasa berbunga-bunga sekalipun tak ada yang menyirami, Aku terbiasa layu ketika diam-diam lebah menyengatku dengan ganasnya, Aku pernah merasakan semua itu. Ini bukan puisi, bukan pula sajak anak-aanak, Aku pernah merasakan tangis yang tawar hingga nanar Aku pernah berendam dalam kerinduan hingga kedinginan Aku pernah mendekur di atas balkon kebimbangan dan keputusasaan Aku pernah, dan aku terbiasa Namun, entah kenapa kini semua terasa berat, Semua yang ku alami seakan berkali lipat bebannya Entah mengaapa ...

Obrolan dengan EP Film 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya

Sebuah keberuntugan ketika siang tadi saya sempat berbincang langsung dengan executive producer (EP) dari film 12 menit kemenangan untuk selamanya melalui grup what’sApp. Ia adalah Bapak Somad Sutedja.  Kebetulan juga film tersebut sempat saya garap menjadi tema mading 3D yang saya lombakan bersama tim mading MAN Gondanglegi (sekolah Aliyah saya dulu).

Gadis Cantik Dengan Lika-liku Kehidupannya

Image
Isa (dua dari kanan) bersama teman-temannya :) “Awwaluhu, aku selalu mikir impian itu adalah segalanya. Sebelum aku melewati sekian drama kehidupan ini…”  Isaatus Sa’adah. Dia adalah teman saya semenjak saya masuk XH. Gadis yang akrab dipanggil Isa ini adalah sosok wanita cantik yang kalem dan menawan. Bisa dibilang, dia adalah gadis paling cantik di kelas saya waktu itu.

Dibalik Sosok Hiperaktif

Image
Sosok teman inspiratif yang akan saya ceritakan kali ini adalah… Choy! Kenal choy kan? Semua warga MANDAGI pasti deh mengena anak asal ampit yang satu ini. Yaps…

Sosok Imut yang “Super”

Image
Teman saya yang akan saya ceritakan kali ini adalah Alvy Arimmatul Hamim. Di MAN Gondanglegi, semua pasti mengenal Alvy. Sosok ciwi ginuk-ginuk yang imutnya minta ampun. :D :D

At-takrir Chashola Takhsil ~ Pengulangan Membuahkan Hasil

Image
Setiap orang memiliki pilihan sendiri, namun, belum tentu pilihannya itu menjadi kepastian yang diberikan oleh Tuhan. Begitulah kiranya gambaran dari kisah teman saya yang yang satu ini. Yukha Afina Firdausiyah, panggilan akrabnya Yukha atau sebut saja dia Yayuk. Pertama kali mengenalnya ketika kelas X dan kebetulan kita satu bangku. Mulanya, gadis canti asal Turen ini berniat melanjutkan pendidikan SMA nya di Al Munawariyah, yayasan tempat dia sekolah SMP dahulu. Namun, ayahnya justru mendaftarkannya di MAN Gondanglegi. Dia bilang, tidak tahu menahu urusan pendaftaran. “Aku mah nurut aja,” begitu katanya. Begitu masuk di MAN, sama halnya dengan pengalamanku dahulu, dia juga terkejut ditempatkan di XH. The surprised thing yang nggak pernah kita duga sebelumnya.

Lembar-lembar Terakhir (part 5)

Image
29 Agustus 2013 Hari itu aku ikutan acara perkenalan tim mading 3D. Tim mading 3D itu memang tim bongkar pasang. Bisa dibilang, terbentuknya itu atas dasar langsung ‘comot’dan kita action kalau pas ada lomba aja. Saat itu aku diajak sama Mas Fadhil. Atas dasar apa ya? I don’t know. Mungkin karena aku udah pernah juara mading 3D waktu MTs dulu. Kalau nggak gitu ya rekomendasi dari rekan-rekan :D what everlah.

Lembar-lembar Terakhir (Part 2)

Image
MAN GONDANGLEGI, Juli 2014 Siswa kelas X yang naik kelas XI berebut melihat papan pengumuman yang terpasang di mading sebelah UKS pagi itu. Begitu pula dengan diriku, saat itu aku berlari bersama Yukha untuk melihat berada di jurusan apa nama kita. Sesuai harapan, aku diterima di jurusan bahasa. Dari XH, hanya aku saja yang berada di sana. Teman-temanku yang lain ada di jurusan IPS, Agama, dan sebagian besar di IPA. Yukha, teman sebangkuku - yang mulai aku sayangi - masuk IPA 1, aku masih ingat betul betapa ekspresinya menggambarkan keraguan. Seperti sebuah ketakutan untuk memasuki jurusan barunya. Dia pernah bilang padaku bahwa dia berharap bisa masuk jurusan IPS, meskipun di pilihan pertamanya adalah IPA. But , takdir berkata lain, dia harus menjalani hari-hari berikutnya di kelas IPA 1. Hari itu juga, kita berpelukan menangis mengucapkan kata perpisahan, dan saling mendoakan semoga kita nyaman berada di kelas baru kita. Selamat tinggal XH, selamat tinggal teman-teman, selamat...

Lensa Milikku

Image
Ilustrasi (google) Menjadi wartawan sekolah adalah salah satu caraku bisa mencapai cita-citaku. Sekaligus, melebur kebosanan akan siklus pelajaran yang selalu rumit dan penuh tuntutan. Berlaga eksis dan sok penting dalam setiap event sekolah. Begitulah aku menyebutnya. Padahal, ada rasa bosan, capek, pegal yang kerap kali muncul ketika meliput berita. Apalagi, kalau deadline sudah tinggal menghitung hari sedang tugas belum semua selesai. Rasanya jungkir balik seperti diterpa angin topan. Kali ini adalah tugas liputanku yang ketiga. Tiba giliranku untuk memotret. Biasanya, Kak Marinka si redaktur pelaksana hanya memberiku tugas untuk wawancara. Suatu kehormatan besar bagiku bisa men- shoot setiap detail dari event besar di sekolah ini. Because , ada kunjungan dari SMAN Cempaka Putih. sekolah yang digembar-gemborkan dengan prestasinya yang sampai Asia-Pasifik itu. “Ambil dari angle-angle terbaik ya! Aku kasih reward kalau jepretanmu bagus!” sebagai senior, tentulah Kak M...

Bahasa Perasaan

Image
“Biarkan aku merindukannya untuk sekali lagi. Biarkan aku menuliskan pesan rindu untuk mereka untuk yang ke sekian kalinya dan sekali lagi. Biarkan aku mengungkapkan apa yang ku rasa selama ini meski mereka tak tahu untuk sekali lagi. Karena aku tak tahu apa aku bisa menuliskannya lagi, merindukannya lagi, atau tidak!”   Ini fotoku dan dia (sahabatku) saat masih kelas VII dulu :* Kita menamai diri kita NOBYTA Malam, apa kabar dia yang ada di sana? Sahabatku yang kini menjadi orang nomor satu di sekolahnya! Sahabat yang kini menjadi orang nomor satu di gugus depannya! Dan Sahabat yang menjadi nomor satu dalam petualangan bersama alam! Bagaimana pun, perasaan rindu itu ada. Akan selalu ada. Dia, sahabat yang dulu bak payung hatiku, bunga hatiku. Dan dia, adalah saudaraku tersayang yang aku miliki. Ah, aku selalu tersenyum sendiri mengingat kejadian-kejadian konyol selama MTs lalu. Terkadang, aku menginginkan kehadirannya lagi. Mendampingi dia disetiap air matanya men...