Posts

Showing posts with the label wanita

Amazing Girl!

Image
7 HARI TANTANGAN MENULIS - DAY 5 I’m sure that I was born to be amazing girl !!! Mungkin kalimat itulah yang membuat diriku menjadi over PD dan kadang suka seenaknya sendiri. Orang-orang di sekitarku selalu mengatakan bahwa aku adalah sosok yang ceria, sosok cerewet, humoris, dan suka nyeplos aja kalau berbicara. Ya, karakter terakhir itulah yang kadangkala membuat orang lain rishi, bahkan mungkin pernah tidak sengaja tersakiti hatinya. Menjadi anak Malang, mungkin memang identik dengan berbicara kasar, keras, blak-blakan, dan berbicara tanpa tedeng aling-aling alias blak-blakan. Itu juga yang pada akhirnya mempengaruhi gaya bicaraku. Seringkali tanpa sadar, aku mengeluarkan kalimat yang menurut orang lain itu ‘kasar. Dulu aku orang yang pemarah, tapi, setelah mendapat berbagai nasihat, aku dapat sedikit meredam emosiku. Namun, seringkali watak ini keluar jika aku sedang dalam tekanan tinggi. Jika sudah dalam mood yang buruk, aku menutup mulut rapat-rapat, dan menatap or...

Wanita dan Kodratnya

Image
Melihat film kartini, mmebuat saya ingin menuliskan beberapa uneg-uneg yang ada di hati saya, dengan membandingkan realita norma perilaku wanita modern saat ini. Meski eksistensi film ini kalah dengan film-film lain, namun, bagi saya film ini adalah film yang layak diperhitungkan untuk orang-orang yang mencintai budaya jawa.

Bekal Kehiudupan Adalah Doa

Image
“ Bayarane tukang iso tah gawe nguliahno arek ?” perkataan itu sering kali menusuk telingaku hingga menghujam jantungku. Aku akui, aku memang anak seorang tukang batu dan penjual bakso kecil-kecilan. Hidup kami serba nge-pas. Tapi, meskipun demikian, orang tuaku memiliki kesadaran yang tinggi akan pendidikan anak semata wayangnya ini. Bagi orang tuaku, tidak penting mereka lulusan apa, asal anaknya bisa menjadi sarjana, bahkan profesor kalau bisa. Mereka juga memiliki pedoman bahwa “Sekolah itu tidak untuk mencari kerja, tapi untuk mencari ilmu. Kalau ingin mencari kerja, tidak usah sekolah. Carilah saja pekerjaan.” Hal itulah yang kemudian memacu semangatku untuk melanjutkan pendidikan. Kalau pun ingin bekerja, rasanya percuma. Aku lulusan aliyah yang tidak mengerti seluk-beluk dunia kerja.

Gadis Cantik Dengan Lika-liku Kehidupannya

Image
Isa (dua dari kanan) bersama teman-temannya :) “Awwaluhu, aku selalu mikir impian itu adalah segalanya. Sebelum aku melewati sekian drama kehidupan ini…”  Isaatus Sa’adah. Dia adalah teman saya semenjak saya masuk XH. Gadis yang akrab dipanggil Isa ini adalah sosok wanita cantik yang kalem dan menawan. Bisa dibilang, dia adalah gadis paling cantik di kelas saya waktu itu.

Dibalik Sosok Hiperaktif

Image
Sosok teman inspiratif yang akan saya ceritakan kali ini adalah… Choy! Kenal choy kan? Semua warga MANDAGI pasti deh mengena anak asal ampit yang satu ini. Yaps…

Sosok Imut yang “Super”

Image
Teman saya yang akan saya ceritakan kali ini adalah Alvy Arimmatul Hamim. Di MAN Gondanglegi, semua pasti mengenal Alvy. Sosok ciwi ginuk-ginuk yang imutnya minta ampun. :D :D

At-takrir Chashola Takhsil ~ Pengulangan Membuahkan Hasil

Image
Setiap orang memiliki pilihan sendiri, namun, belum tentu pilihannya itu menjadi kepastian yang diberikan oleh Tuhan. Begitulah kiranya gambaran dari kisah teman saya yang yang satu ini. Yukha Afina Firdausiyah, panggilan akrabnya Yukha atau sebut saja dia Yayuk. Pertama kali mengenalnya ketika kelas X dan kebetulan kita satu bangku. Mulanya, gadis canti asal Turen ini berniat melanjutkan pendidikan SMA nya di Al Munawariyah, yayasan tempat dia sekolah SMP dahulu. Namun, ayahnya justru mendaftarkannya di MAN Gondanglegi. Dia bilang, tidak tahu menahu urusan pendaftaran. “Aku mah nurut aja,” begitu katanya. Begitu masuk di MAN, sama halnya dengan pengalamanku dahulu, dia juga terkejut ditempatkan di XH. The surprised thing yang nggak pernah kita duga sebelumnya.

Almamater baru (Edisi Revisi)

Image
Apa kabar Dunia? Apa Kau masih baik-baik saja hari ini? Lebih baik dari kemarin atau justru memburuk? MABA UM 2016 S1 Bahasa dan Sastra Indonesia PKKMB hari ke-1 Pagi ini tidak ada hal terindah yang bisa ku lihat selain senyum indah di wajah bapakku. Aku sudah hijrah ke pondok pesantren di Kota Malang sejak akhir Juli lalu. karena aku harus masuk PKKMB pukul 6.30, dengan senang hati bapak rela menjemputku dari pondok dan mengantarku ke kampus. Awalnya aku berudsha menolak. Khawatir kalau beliau kelelahan PP setiap pagi Malang – Sidorejo. Tapi, mau bagaimana lagi, beliau memaksa. Aku pun mengiyakan.

Mengais Keberuntungan di Depan Toilet Stadion Kanjuruhan

Image
DOKUMENTASI : Bu Sri Dibalik kesan meriah dan menguntungkan di KSD, ada seorang ibu tua yang menggantungkan hidupnya pada lembaran lima puluh ribu rupiah yang ia dapat di Kanjuruhan Sport Day setiap minggunya. Ialah Ibu Sritianti, warga Kecamatan Ngajum yang berprofesi sebagai penjaga toilet umum di sebelah pos keamanan sebelah barat Stadion Kanjuruhan. Ibu berusia 59 tahun ini telah menggeluti pekerjaan tersebut selama 3 tahun. Ia berjaga mulai Sabtu pagi hingga Minggu sore. Ibu Sri adalah salah satu dari sekian banyak orang-orang lanjut usia yang menjadi penjaga toilet umum. “Saya itu di sini buruh. Saya diminta bos saya untuk bekerja menjaga toilet ini Sabtu dan Minggu. Ya, lumayanlah Nduk daripada diam di rumah,” jelas Bu Sri ketika ditanya tentang bagaimana ia mendapatkan pekerjaan itu. Setiap selesai berjaga, ia harus menyerahkan uang hasil berjaga di toilet kepada majikannya. Barulah ia akan mendapat upah dari kerjanya. Jika uang hasil pengunjung toilet berjumlah b...