Berkias Tanpa Majas
Perkakas kuas berkias Ku utarakan rasa didalam dada Lewat satu demi satu lengkungan lengan Ku goreskan tinta tak berupa Di atas kertas tepian peringas Inilah caraku Caraku menguakkan Segala ungkapan batin dalam nestapa derita Dia tahu segalanya Segala tangis tawa ditengah kandasnya rasa dalam jiwa Ku katupkan pelupuk mata ini Ku buka pintu hati yang masih tertutup Ku genggam benda kecil berujung benang bulu Sekelebat bayang melintasi ruang memoriku Setitik aroma jiwa menggugah mata batinku Menuntun jemari melengkungi kertas putih tak bernoda Hingga ku ciptakan satu keabadian rasa Membuat birahi membaca hati Mengikis rasa dalam pandangan yang nyata Begitu bersahaja ku tuntun tinta pelangiku Begitu ikhlas ku lepas tangan untuk menghias Bersama lembutnya gerak sapuan kuas Yang menyapu setiap celah putihnya kertas Inilah aku Berkias tanpa majas Tak harus bermajas Untuk bisa berparas Berparas cantik indah menawan Memberi pelangi b...